Tataniaga Produk Agribisnis Resume Model Cobweb (Sarang Laba – Laba)

 TUGAS TATANIAGA PRODUK AGRIBISNIS

“RESUME MODEL COBWEB (SARANG LABA – LABA)”

 

PENDAHULUAN

Harga merupakan sejumlah uang yang dikeluarkan oleh konsumen kepada produsen dengan suatu pengorbanan yang bertujuan untuk memperoleh barang atau jasa yang bermanfaat. Proses penetuan harga terjadi antara produsen dan konsumen pada saat melakukan kegiatan tawar menawar atau transaksi sampai terbentuknya suatu kesepakatan antara produsen dan konsumen tersebut. Harga suatu produk pertanian tidak seterusnya akan setabil, harga tersebut pasti akan mengalami fluktuasi.

Fluktuasi merupakan perubahan harga yang diakibatkan oleh naik turunnya permintaan, naik turunnya pada penawaran dan experimentasi dalam proses penentuan harga, mengingat produk pertanian bersifat cepat rusak (perishabel) serta terkadang terkendala oleh cuaca dan musim yang tidak menentu. Fluktuasi harga dapat dibagi menjadi lima macam, yaitu variasi harga musiman, variasi harga tahunan, trend, pergerakan harga sesuai siklus dan pergerakan harga random atau tidak teratur. Akan tetapi disini tidak akan membahas semua jenis fluktuasi, hanya fluktuasi harga berdasarkan pergerakan harga sesuai dengan siklus saja yang akan dibahas. Dalam menjelaskan pergerakan harga sesuai dengan siklus, menggunakan Model Cobweb atau sarang laba – laba.

ISI (PEMBAHASAN)

Model Cobweb atau sarang laba – laba merupakan teori yang menjelaskan tentang siklus harga dan produksi yang terjadi pada produk pertanian karena selalu mengalami fluktuasi atau naik turun harga yang tidak menentu dan dalam jangka waktu tertentu pula. Model Cobweb berasal dari pola yang terbentuk dari jumlah dan harga berturut – turut pada suatu diagram permintaan dan penawaran.

Dalam model Cobweb terdapat dua fungsi penawaran, yaitu fungsi konvensional jangka pendek dan fungsi yang berhubungan dengan kurva yang sangat panjang. Fungsi konvensional jangka pendek yang terjadi karena adanya keterlambatan dalam waktu dalam proses memproduksi sehingga fungsi penawaran saat ini merupakan fungsi harga pada waktu yang lalu. Sedangkan Fungsi yang berhubungan dengan kurva yang sangat panjang terjadi ketika produksi yang dihasilkan langsung dijual sehingga harga pada saat ini ditentukan oleh jumlah yang ditawarkan.

Pada model ini menunjukkan terjadinya perubahan siklus harga dan jumlah produk yang ditawarkan pada saat terbentuknya harga, yang disebabkan oleh tiga faktor, diantaranya keterlambatan waktu dalam mengambil keputusan untuk memproduksi dan merealisasikan produk aktual, rencana produksi oleh produsen dan harga saat ini. Sehingga siklus tersebut dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu siklus dengan fluktuasi yang berjarak tetap, siklus yang menuju titik keseimbangan dan siklus yang menjauhi titik keseimbangan.

Mata rantai untuk kejadian tersebut secara sistematis dapat ditulis :

  • Jumlah penawaran pada saat ini merupakan fungsi harga di masa lalu :

Qt = f(Pt-1)

  • Jumlah komoditi yang diproduksi pada waktu t dijual pada waktu t :

Qt (s) = Qt (d)

  • Keseimbangan pasar ditentukan oleh hubungan permintaan :

Pt = F2 (Qt (d))

Sehingga dasar mata rantai kausalitas dapat ditulis sebagai berikut :

Q1                                Q2                                Q3

P1                                P2                                          P3

Setelah diatas dibahas mengenai pola model Cobweb, maka dapat diasumsikan sebagai berikut :

  1. Pada model Cobweb ini, harga ditentukan oleh struktur pasar dan produsen bertindak sebagai price takers.
  2. Harga ditentukan oleh pergeseran tingkat penawaran jangka yang sangat pendek.
  3. Rencana produksi didasarkan pada harga saat ini.
  4. Lag yang diamati paling sedikit satu kali periode yang diperlukan untuk mengubah produksi.
  5. Siklus tergantung pada produksi aktual dengan produksi yang direcanakan.
  6. Market clearingg Cobweb terjadi pada hubungan permintaan dan penawaran yang statis.

Gambar Model Coweb

KESIMPULAN

Model Cobweb atau sarang laba – laba merupakan teori yang menjelaskan tentang siklus harga dan produksi yang terjadi pada produk pertanian. Model cobweb menjelaskan hubungan dimana produsen akan menggunakan harga pada periode sebelumnya atau sekarang sebagai pedoman untuk produksi yang akan dilakukan.

Dalam model Cobweb terdapat dua fungsi penawaran, yaitu fungsi konvensional jangka pendek dan fungsi yang berhubungan dengan kurva yang sangat panjang. Pada model ini menunjukkan terjadinya perubahan siklus harga dan jumlah produk yang ditawarkan pada saat terbentuknya harga, yang disebabkan oleh tiga faktor dan siklus tersebut dapat dikelompokkan menjadi tiga. Sehingga apabila harga suatu produk pertanian naik/turun, maka jumlah barang yang dihasilkan juga akan naik/turun pada periode yang berbeda.

 

Sumber : http://baladina.lecture.ub.ac.id/files/2012/11/Modul-7-PHP_Perilaku-Harga-Produk-Pertanian1.pdf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s