Makalah Peranan Mikoriza Terhadap Pertumbuhan Tanaman

MAKALAH
PENGANTAR AGRONOMI
PERANAN MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN

Disusun Oleh :
Nama : Rosalia Agustin
NRP : 120321100105
Kelas : Agribisnis C

JURUSAN AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
2012
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT karena atas karunia dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan Makalah “ Peranan Mikoriza Terhadap Pertumbuhan Tanaman “ tepat pada waktunya. Adapun tujuan dibuatnya makalah ini sebagai salah satu tugas mata kuliah Pengantar Agronomi. Tidak lupa penulis ucapkan kepada dosen mata kuliah Pengantar Agronomi yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan membimbing baik pada saat kuliah maupun praktikum serta memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaiakan makalah ini. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada pihak – pihak yang membantu menyelesaikan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan Makalah ini masih terdapat banyak kesalahan. Oleh karena itu , penulis mengharapkan saran dan kritik agar lebih baik kedepannya.

Bangkalan , 22 Desember 2012

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Mikoriza berasal dari kata Miko ( mykes ) yang berarti cendawan dan Riza yang berarti akar tanaman. Mikoriza ditemukan pertama kali oleh seorang ilmuwan Jerman , Frank pada tanggal 17 April 1885. Mikoriza merupakan salah satu jenis jamur menguntungkan yang hidup dan bersimbiosis mutualisme dengan akar tanaman. Hubungan yang saling menguntungkan ini dalam bentuk tanaman membantu kehidupan Mikoriza , dengan memberikan karbohidrat pada Mikoriza dan Mikoriza juga memberikan keuntungan kepada tanaman tersebut.
Mikoriza mempunyai prinsip kerja menginfeksi system perakaran inang. Mikoriza mampu memproduksi jalinan hifa secara intensif , sehingga tanaman yang mengandung Mikoriza mampu meningkatkan kapasitas dalam proses penyerapan unsur hara.

1.2 Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah sebagai berikut :
1. Apa jenis – jenis dari Mikoriza?
2. Apa saja faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Mikoriza?
3. Apa peranan Mikoriza terhadap pertumbuhan tanaman ?

1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari makalah ini sebagai berikut :
1. Mengetahui jenis – jenis dari Mikoriza.
2. Mengetahui faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan
Mikoriza.
3. Dapat mengidentifikasi peranan Mikoriza terhadap pertumbuhan tanaman?

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

Mikoriza adalah asosiasi simbiotik antara jamur dan akar tanaman. Asosiasi antara jamur dan akar tanaman memberikan manfaat yang sangat baik untuk tanah , tanaman inang yang merupakan tempat jamur tumbuh dan berkembang biak. Prinsip kerja pada Mikoriza adalah menginfeksi system perakaran pada pada tanaman inang , memproduksi jalinan hifa secara intensif sehingga tanaman yang mengandung Mikoriza dapat meningkatkan kapasitas dalam peningkatan unsure hara pada tanah ( Iskandar , 2002 ).
Mikoriza adalah salah satu dari jenis jamur. Jamur adalah suatu alat yang dapat memantapkan struktur pada tanah ( Hakim , 1996 ).
Faktor – faktor yang terlibat pada pembentukan struktur adalah organisme. Organisme dapat berupa benang – benang yang mengikat satu partikel tanah dan partikel lain. Akibat perpanjangan dari hifa – hifa eksternal pada jamur Mikoriza , sekresi dari senyawa – senyawa pilysakarida , asam organic serta lendir yang diproduksi hifa – hifa eksternal , akan dapat mengikat butir – butir primer / agregat mikro tanah menjadi butir sekunder / agregat makro. Agen organic ini penting dalam menstabilkan agregat mikro serta melalui kekuatan perekat dan pengikatan oleh asam – asam , dan hifa tersebut akan membentuk agregat makro yang mantap ( Subiksa , 2002 ).
Pembentukan pada struktur tanah yang baik adalah modal perbaikan pada sifat fisik tanah yang lain. Sifat fisik tanah yang diperbaiki akibat terbentuk struktur tanah yang baik , seperti perbaikan porositas pada tanah , perbaikan permeabilitas tanah dan perbaikan dari tata udara tanah. Perbaikan pada struktur tanah langsung akan berpengaruh terhadap perkembangan akar pada tanaman. Pada lahan kering , dengan makin baiknya perkembangan pada akar tanaman akan mempermudah tanaman mendapatkan unsure hara dan air , karena pada lahan kering faktor pembatas utama dalam peningkatan faktor produktivitas adalah kahat dari unsure hara dan kekurangan air. Selain itu , dapat berakibat miskin atau kurang bahan organic. Kemiskinan bahan organic akan membuat buruk struktur pada tanah , terlebih pada tanah yang bertekstur kasar sehubungan dengan taraf pelapukan rendah. Kendala pokok pada pembudidayaan lahan kering adalah keterbatasan air , baik curah hujan ataupun air aliran permukaan ( Notohadinagoro , 1997 ) .

BAB III
PEMBAHASAN

1. Apa jenis – jenis dari Mikoriza?
Berdasarkan cara tumbuh dan menginfeksi terhadap tanaman inang , Mikoriza
Dapat dikelompokkan menjadi dua , yaitu :
a. Ektomikoriza
Ektomikoriza mempunyai sifat :
– Akar yang terkena infeksi membesar , bercabang , dan rambut – rambut akar tidak ada.
– Hifa menjorok keluar, berfungsi sebagai alat efektif dalam menyerap unsure hara dan air.
– Hifa idak masuk kedalam sel , hanya berkembang diantara dinding sel jaringan korteks.
– Bersimbiosis dengan pohon family :
a. Pinaceae
b. Betulaceae
c. Myrtaceae
d. Fagaceae
b.Endomikoriza
Endomikoriza mempuyai sifat :
– Akar yang terkena infeksi tidak membesar.
– Lapisan hifa pada permukaan bersifat tipis.
– Hifa masuk kedalam individu sel pada jaringan korteks.
– Menginfeksi : tanaman pangan , perkebunan , dan hortikultura.

2. Apa saja faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Mikoriza?
1. Suhu
Suhu mempengaruhi pertumbuhan Mikoriza pada tanaman , pada suhu di atas 40oC PERAN Mikoriza menurun. Namun pada umumnya infeksi pada cendawan dapat meningkat ketika suhu tinggi.
2. pH tanah
Perubahan tanah dapat melalui pengapuran. Pengapuran dapat berdampak merugikan bagi perkembangan untuk perkembangan Mikoriza asli yang hidup pada tanah , sehingga perkembangan Mikoriza menurun.
3. Kadar Air Tanah
Adanya Mikoriza menguntungkan untuk tanaman yang tumbuh didaerah kering , karena Mikoriza mampu meningkatkan kemampuan tanaman untuk tumbuh dan nbertahan pada kondisi kurang air.
4. Cahaya dan Ketersediaan Cahaya
Mikoriza menunjukkan keterkaitan khusus anatara Mikoriza dan status P tanah dalam peran Mikoriza. Untuk daerah yang mempunyai iklim sedang , konsentrasi P tanah yang tingi dapat menyebabakan menurunnya infeksi Mikoriza yang disebabkan oleh konsentrasi P mineral yang tinggi dalam jaringan inang.
5. Bahan Organik
Kandungan bahan organic dan jumlah spora Mikoriza saling berhubungan di dalam tanah. Pada tanah – tanah yang mengandung bahan organic jumlah maksimmum spora dapat ditemukan disitu sekitar 1-2% , sedangkan kandungan spora sangat rendah pada tanah – tanah berbahan organic kurang dari 0,5%.
6. Fungisida
Pemakaian fungisida dapat menurunkan pertumbuhan dan kolonisasi serta kemampuan pada Mikoriza dalam menyerap P tanah. Fungisida dapat membunuh cendawan penyebab penyakit , selain itu fingisida juga dapat membunuh Mikoriza.
7. Logam Berat dan Unsur Lain
Jika dalam larutan tanah ditambahkan Kalsium ( Ca ) dapat menyebabkan aluminium muncul kepermukaan tanah. Jumlah Ca yang ada di dalam tanah dapat mempengaruhi perkembangan Mikoriza , karena peran Ca2+ dalam memelihara integritas membrane sel.
3. Apa peranan Mikoriza terhadap pertumbuhan tanaman ?
Manfaat yang diperoleh dari Mikoriza terhadap pertumbuhan tanaman adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan pertumbuhan tanaman.
Dengan adanya Mikoriza diperakaran , tanaman akan lebih tumbuh subur.Pada akar tanaman tahunan tertentu diberi Mikoriza , maka tanaman tersebut dapat tumbuh 6 – 15 kali lebih besar pada umur 2 tahun. Tanaman yang akan tumbuh subur jika diberi Mikoriza adalah kedelai , padi , cabai , terong , tomat , dan jagung.
2. Meningkatkan penyerapan unsur hara.
Mikoriza dapat meningkatkan penyerapan unsur hara akar karena dibantu miselium jamur mikoriza eksternal dengan cara memperluas permukaan penyerapan pada akar tanaman tersebut. Miselium Mikoriza dapat masuk ke dalam celah atau pori – pori tanah yang berukuran kecil , yang tidak dapat dimasuki oleh bulu – bulu tanaman.
3. Mengurangi stress tanaman.
Dalam kondisi kekurangn air dapat menyebabkan stress pada tanaman. Akar tanaman dibantu mikoriza dalam proses penyerapan air , sehingga akar mempunyai jangkauan lebih panjanng dalam tanah. Jangkauan Miselium Mikoriza bisa mencapai 10 – 15 m. Sehingga , Mikoriza bagus digunakan untuk budidaya tanaman perkebunan , seperti : jabon , akasia , dan jati.
4. Memacu perkembangan mikroba
Mikoriza dapat membantu memacu perkembangan mikroba sapofritik non patogenik disekitar perakaran , sehingga tanaman terlihat segar dan mrnjadi lebih subur.
5. Meningkatkan aerasi dalam tanah.
Mikoriza dapat aerasi dalam tanah. Aerasi adalah ketersediaan udara. Menurut Maspary , manfaat ini dapat berhubungan dengan kemampuan Mikoriza dalam memperbaiki agregat tanah.
6. Menghasilkan ZPT ( Zat Perangasang Tumbuh )
Mikoriza dapat menghasilkan ZPT ( Zat Perangsang Tumbuh ) pada perakaran tanaman , sehingga tanaman dapat tumbuh lebih subur dan tidak mudah stress ketika tanaman mendapat cekaman dari lingkungan.
7. Memacu perkembangan mikroba saprofitik
Mikoriza dapat memacu perkembangan mikroba saprofitik non patogenik di sekitar perakaran pada tanaman. Dengan adanya mikoriza maka tanaman dapat menjadi lebih sehat dan lebih subur.
BAB IV
KESIMPULAN

4.1 Kesimpulan
Mikoriza adalah asosiasi simbiotik antara jamur dengan akar tanaman. Berdasarkan cara tumbuh dan menginfeksi terhadap tanaman inang , Mikoriza dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu Ektomikoriza dan Endomikoriza . pertumbuhan pada Mikoriza dipengaruhi oleh suhu , pH tanah , kadar air tanah , cahaya dan ketersediaan cahaya , bahan organic , fungisida , logam berat dan unsure lain. Selain itu , Mikoriza juga mempunyai peranan penting terhadap pertumbuhan tanaman , diantaranya : Mikoriza mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman , meningkatkan penyerapan unsure hara , mengurangi stress pada tanaman , memacu perkembangan mikroba , meningkatkan aerasi dalam tanah , menghasilkan ZPT ( Zat Perangsang Tumbuh ) , dan memacu perkembangan mikroba saprofitik.

4.2 Saran
Saran dari penulis kepada pembaca adalah semoga pembaca mengetahui dan menerapkan Mikoriza dalam kehidupan manusia sehingga dapat menguntungkan dalam proses pembelajaran ataupun dalam kegiatan pertanian.
DAFTAR PUSTAKA

http://mbojo.wordpress.com/2007/06/20/mikoriza-tanah-dan-tanaman-di-lahan-kering/.html

http://blogger-titin.blogspot.com/2012/01/makalah-mikoriza.html

http://mawarhitamsempurna.blogspot.com/2009/10/mikoriza-meningkatkan-agregat-tanah-dan.html

http://dasar2ilmutanah.blogspot.com/2009/06/peran-dan-prospek-mikoriza-bagian-3.html

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s